IRI

Kau tak muda lagi, tapi yang muda patut malu padamu
Malu pada semangatmu
Malu pada tekad hidupmu

Kau tak pernah kaya harta, tapi kau bisa jadi panutan yang kaya
Panutan untuk bisa memberi
Panutan untuk selalu bersyukur

Kau orang tua yang tak pernah tua
AKU IRI
Iri akan senyum yang tak pernah lepas dari wajahmu
Iri akan semangat yang tak pernah padam dari dadamu
Iri pada luhur yang tak luntur oleh waktu
Iri pada hatimu yang kaya santun dan asihmu
Seakan hidup itu mudah bagimu
Kau selalu bisa menikmati setiap detik dari hidup
Meski kutahu hidupmu tak semanis senyummu

Pak tua, terima kasih
Kau telah membuka pikiranku, mata hatiku dan semangatku
Sejatinya hidup adalah untuk berbagi,
Sejatinya hidup adalah untuk disyukuri,
Mungkin kita bisa temukan kata yang kita cari dalam hidup kita
” B A H A G I A ”

Iklan

Manusia..?

Terkadang saat aku merenung seorang diri aku bertanya pada diriku
Aku Manusia..Apa yang aku inginkan dalam hidup?
Apa yang aku harapkan dalam saatku?
Apa yang menjadi peranku?
Semua pertanyaan itu sebenarnya adalah pertanyaan yang klasik
Kenapa? Karena pertanyaan itu adalah untuk orang yang sedang mencari jati diri
Benarkah..?
Jika kau berada dalam posisi puncak sekarang
Jika kau telah menggapai semua impianmu
Jika kau telah mencapai apa yang kau citakan
Jika kau telah memiliki “mungkin” segalanya
Cobalah kau luangkan sedikit waktu untuk nuranimu
Nurani Manusiamu, bukan hasratmu, bukan ambisimu, juga bukan logikamu
Hanya hati dan nuramimu..
Tanyakanlah kembali pertanyaan-pertanyaan itu..
Apakah jawabanmu akan tetap sama?

Untuk Siapa?

Tingkahmu memalukan
Sikapmu memuakkan
Ucapmu menyesatkan
Tindakanmu menjijikkan
Janjimu memabukkan

Entah kau ini apa?
Manusia? tapi tindakanmu tidak manusiawi
Syetan? tapi wujudmu kelihatan
Binatang? mungkin lebih mirip..

Kau ada karena kami
Karena kami kau disana
Kau disana mestinya untuk kami
Untuk kami tak pernah kau peduli

Kau..
Sekali saja dalam hidupmu
cobalah tanyakan dalam hatimu
Masihkah ada manusia didalam sana?

Lihat AKU

Lihat AKU
Coba kau palingkan wajahmu sejenak,
adakah kau lihat penyesalan dari mataku?

Lihat AKU
Jangan kau tutup matamu,agar tampak jelas wajah ini
adakah kau tampak sedikit saja keraguan dalam mimikku?

Lihat Aku
Dan jangan kau tepiskan wajahmu
tak ada niat lain selain tulusku

Aku adalah tetap aku
Tak ada sedikitpun yang berubah

Mungkin hanya sedikit warna rambut yang berubah
tapi yang lain tetap sama seperti dulu
Mungkin sedikit kerut diwajah
tapi yang lain tetap sama seperti dulu
Mungkin semua telah berubah
tapi hatiku tetap sama seperti dulu

Lihat AKU
Lihat dalam hatiku!!
Lihat dalam pikiranku!!
Lihat dalam jiwaku!!
Aku mohon padamu, Lihatlah meski sebentar..
Bagaimana aku teruskan hidup tanpa dirimu??

Wakil

Wakil Presiden adalah bawahan Presiden
Tugas : Membantu menyelesaikan tugas Presiden

Wakil Gubernur adalah Bawahan Gubernur
Tugas : Membantu menyelesaikan tugas Gubernur

Wakil Walikota adalah Bawahan Walikota
Tugas : Membantu menyelesaikan tugas Walikota

Wakil Bupati adalah Bawahan Bupati
Tugas : Membantu menyelesaikan tugas Bupati

Wakil Rakyat adalah atasan Rakyat
Tugas : Menyelesaikan Rakyat

????????????????????????????????????

Diam

Boleh aku bertanya?
Mengapa kau DIAM?

Boleh aku beri saran?
Tak baik kalau kau terus DIAM!!

Boleh aku tahu?
Kenapa kau hanya DIAM?
*********
Diammu membuatku bertanya-tanya..!!
Diammu menggelitik rasa penasaranku..!!
Apakah ada kau rasa takut?
Apakah ada kau rasa risau?
Atau..
Apakah hanya itu yang ingin kau lakukan?
*********
Bolehlah kau teriak, jika ingin
Bolehlah kau menangis, jika perlu
Bolehlah kau marah, jika harus
Janganlah kau pilih DIAM..
*********
Diam takkan selesaikan semua
Diam hanya buat kau terinjak
Diam buat kau tak dianggap
Apakah kau mau begitu?
Terinjak dan tak dianggap?
Semoga Tidak..!!!
*********
Baiklah jika kau pilih hanya DIAM
Aku juga tidak bisa berbuat lebih dari ini
Semoga kau berikan sesuatu yang lebih dengan DIAM
Tak hanya bagimu, tapi untuk semua
Mungkin hanya kau yang tau, namun aku juga ingin tau
mungkin juga semua orang ingin tau
suatu alasan yang bagus dan nyata dari DIAMmu itu

DO karena FaceBook

Siapa yang tak tau Facebook, yang suka ngenet pasti tau. Tapi ada juga yang kena masalah karena update status di jejaring sosial yang mewabah ini. Salah satunya masuk keranah pendidikan, bayangin, ada anak yang kena DO dari sekolahnya karena komentar mereka di jejaring FB.
Mereka komentar tentang keadaan disekolahnya, karena kata-kata yang mereka pilih salah (kata-kata kotor),siswa-siswa ini berakhir DO.

Kalau sudah begini, siapa yang salah??
Siswa beralasan mereka hanya mengeluarkan unek-unek yang mengganjal dalam hati mereka karena protes yang mereka sampaikan langsung ke pihak sekolah tak ada respon.
Sekolah beranggapan bahwa siswa-siswa tersebut tak bisa dima’afkan dan harus di Drop Out karena ucapan mereka di FB mengenai sekolah dan pendidik mereka. Karena kritikan mereka lewat status FB sudah melewati batas.

Kritik atas suatu masalah itu bagus, sebab dengan mengkritik berarti kita peduli. Namun dalam mengkritik kita perlu berhati-hati dalam memilih kata. Jangan sampai maksud baik kita menjadi bumerang bagi kita sendiri. Sekolah adalah tempat anak belajar dan untuk dididik, bila ada siswa yang berbuat salah baik dalam bentuk apapun semestinya tugas pendidik untuk meluruskannya bukan malah membuangnya.
Tanggung jawab mendidik anak adalah tugas dari orang tua, guru dan masyarakat. Kalo ada anak yang berbuat salah terus divonis tanpa diluruskan, kacau deh generasi mendatang..

wirausaha online kontak jodoh

Iklan Rumah