Kama Sutra


Dalam berhubungan seks, ada beberapa variasi posisi yang ‘mungkin‘ bisa kita lakukan bersama pasangan kita. Kenapa mungkin? karena ada juga faktor-faktor lain yang yang mempengaruhi bagaimana seharusnya posisi yang bisa lakukan bersama pasangan. Misalnya faktor psikologis, baik kita maupun pasangan harus merasa nyaman dengan posisi yang tersebut. Kalau kita memaksakan suatu posisi dan pasangan kita tidak bisa menikmatinya, entah karena dia merasa tidak cocok atau malu maupun alasan lain yang membuatnya merasa tidak nyaman, maka itu akan mengurangi kualitas seks tersebut. Karena dalam hubungan seks yang sehat diusahakan bisa memuaskan keduanya. Oleh sebab itu, sebelumnya mesti kita bicarakan terlebih dahulu posisi yang bagaimana yang sekiranya bisa kita dan pasangan bisa lakukan.
Sebagai variasi, ada beberapa posisi yang sudah diajarkan beberapa abad lamanya, salah satunya ialah KAMASUTRA. Yaitu seni bercinta yang berasal dari INDIA. Yang ingin saya bahas disini adalah posisi KAMASUTRA dalam versi Vatsyayana.
Bercinta dengan Posisi duduk :

1. Posisi Kshudgaga
Vatsyayana menggambarkan posisi sebagai berikut:

“Dia (P) duduk dengan paha terangkat,
kakinya ditempatkan kedua sisi pinggang Anda (L);
Ini adalah posisi “Kshudgaga”.

Jadi dalam posisi ini wanita duduk mengangkangi pria dengan posisi kaki di kedua sisi pinggang. Posisi ini akan membatasi penetrasi dan kenikmatan dan dapat diterapkan hanya pada awal untuk meningkatkan mood dan gairah.

2. Posisi Padma
Vatsyayana menggambarkan posisi sebagai berikut:

“Duduk saling berhadapan,
Pria menangkap pergelangan kaki wanita dan mengikat mereka seperti rantai
di belakang leher Pria, dan Wanita
meraih jari-jari kakinya saat Anda bercinta,
itu menyenangkan,posisi ini disebut “Padma” (Lotus). ”

Pada posisi ini wanita harus duduk di pangkuan pria saling berhadapan dan sang pria mengangkat kaki wanita itu kemudian meletakkannya di belakang lehernya. Pada saat dimulai wanita meraih jari kakinya dan membantu gerakan mendorong.Posisi yang ini membutuhkan banyak latihan, keterampilan, dan fleksibilitas. Dalam posisi ini tangan sang pria dalam posisi bebas sehingga bisa digunakan untuk menambah daya rangsang dengan menjelajahi tubuh sang wanita.

3. Posisi Kaurma
Vatsyayana menggambarkan posisi sebagai berikut:

“duduk berhadapan,
Jempol kaki anda memainkan puting,
kaki wanita menekan dada Anda
dan Anda bercinta dengan saling berpegangan tangan
Ini adalah “Kaurma”, kura-kura. ”

Ini merupakan hubungan intim dengan posisi sensual dan sangat menyentuh dan kontak mata sangat penting. Saling berhadapan dalam posisi duduk dengan kaki berada di dada pasangan. Pria menggunakan jari-jari kakinya untuk membelai payudara wanita sementara wanita memegang tangan anda, posisi ini memerlukan banyak ritme dan kontrol dalam penetrasi. Posisi ini juga membutuhkan banyak latihan dan keterampilan.

4. Posisi Dolita
Vatsyayana menggambarkan posisi sebagai berikut:

“Duduk berhadapan di tempat tidur,
payudaranya menekan erat dada Anda,
Anda dan pasangan saling mengunci tumit dibelakang pinggang,
dan bersandar menggenggam pergelangan tangan satu sama lain.

Sekarang, ayun dengan gerakan lembut ,
pasangan anda pura-pura ketakutan,
menempel pada tubuh Anda dengan erat,
berdekut dan mengerang dengan senang hati:
ini adalah “Dolita” (The Swing). ”

Posisi ini pada dasarnya adalah tentang kebersamaan dan menjadi intim secara fisik.Dalam posisi ini anda dan pasangan duduk berhadapan di ranjang, dengan dada wanita menekan ketat pada dada anda, tumit saling mengunci di belakang pinggang masing-masing. Dalam posisi ini laki-laki dan perempuan masing-masing bersandar, menggenggam pergelangan tangan dan kemudian mealkukan ayunan lembut.

5. Posisi Samdamsha
Vatsyayana menggambarkan posisi sebagai berikut:

“Genggam lingga (penis) pria dengan yoni (vagina),
remas dan belai,
dan biarkan di dalam lingga dalam yoni dalam ratusan detak jantung.
Ini adalah “Samdamsha”.

Ini adalah posisi di mana Vatsyanana memberikan kekuasaan absolut dan kontrol kepada perempuan itu. Pria dalam posisi ini secara harfiah harus duduk kembali dan menikmati sedangkan wanita harus melakukan semua kerja keras. Dalam posisi ini wanita yang menikmati semua supremasi dan dapat mengontrol tusukan dan penetrasi. Jadi dalam posisi ini wanita harus duduk di pangkuan pria dan dia memegang penis pria dalam/dengan yoni, terampil dalam memanipulasi gerakan yang dalam dirinya dan mengontrol tusukan dan penetrasi.

Satu posisi yang lebih baik adalah ketika pria duduk di kursi sementara wanita duduk di salah satu paha. Dengan wanita dalam kontrol, posisi ini menawarkan kesenangan maksimum padanya. Pria itu dapat manuver hal sedemikian rupa yang menjamin stimulasi maksimum untuk partner yoni dan juga dapat merangsang klitorisnya dan mengeksplorasi tubuhnya dengan tangan yang bebas. Salah satu kerugian dari posisi ini adalah bahwa penetrasi tidak pernah bisa sangat dalam dan memuaskan.

Mungkin beberapa posisi yang saya jabarkan diatas memberikan imajinasi bagi anda serta menambah perbendaharaan posisi dalam berhubungan untuk meningkatkan kualitas seksual serta hubungan Anda dengan pasangan.

Semoga bermanfaat.

Sumber : SeasonIndia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

wirausaha online kontak jodoh

Iklan Rumah

%d blogger menyukai ini: