Pada Pena

Saat-saat seperti ini, hanya pada pena aku bisa mengadu
Saat hati mulai galau dan bimbang, hanya pada pena aku ungkapkan
Semua hal indah yang pernah hinggap seakan lenyap oleh keangkuhan
Keangkuhan dan egoisme yang hingga sekarang kau pertahankan
Kapan kau mau berubah?
Sampai kapan aku harus bersabar?
Sampai kapan aku bisa bertahan?
Pikiran-pikiran yang muncul mulai menjauh dari logika
Bisikan-bisikan iblis mulai terdengar lagi
Setan dalam hatipun membujuk dan merayu
Sedikit akal sehat akankah bisa menghalau?
Entahlah….
Tapi aku tak mau kembali pada jalan yang telah lama aku tinggalkan
Jalan pintas yang selalu aku tempuh saat aku ingin lari dari keadaan
Jalan dengan banyak persimpangan yang hanya diambil oleh orang yang mulai putus asa
Atau malas menggunakan otaknya?!
Entahlah…
Pada pena aku mengadu
Tentang keresahan hatiku,
Tentang galau yang menimpa,
Tentang kisah yang tak lagi indah,
Tentang bisikan-bisikan iblis,
Tentang rayuan setan,
Tentang hal-hal yang diluar akal sehat,
Tentang merapuhnya logika,
Tentang menipisnya kesabaran dalam hati
Tentang semua yang tak pernah aku pikirkan sebelumnya
dan
Tentang kita saat ini

Aku berharap dan masih berdo’a
Semoga terbuka jalan yang tidak berujung pada penyesalan
Amin…

Iklan

Kau Kukenang

Saat aku senang, aku ingat dirimu
Saat aku bahagia, aku ingat dirimu
Saat ini, aku bersyukur karenamu

Terima Kasih..

Saat aku sedih, kau selalu ada
Saat semangatku mulai pudar, kau selalu ada
Saat aku jatuh, kau selalu ada
Saat semua orang tak memandangku, kau masih dan selalu ada

Terima Kasih..

Seiring waktu dan hari berlalu, kini, kau tiada
Kala aku telah rengkuh impianku, kini, kau tiada
Saat kuraih semua anganku, kini, kau tiada

Aku.., saat ini, ingin kau ada
Aku.., saat ini, ingin kau bangga padaku
Aku.., saat ini..
Sangat rindu padamu

Senyummu..
Kata-katamu..
Tatapanmu..
Tangismu..
Tertawamu..
Gurauanmu..
Nasehatmu..
Marahmu..

Tapi, takkan pernah CINTAMU..

Semoga Jarak dan waktu takkan menghalangimu,
Melihatku menjadi seperti yang kau harapkan

Terima Kasih..

Sampai Kita Berjumpa Lagi
Entah Kapan..?

Wakil

Wakil Presiden adalah bawahan Presiden
Tugas : Membantu menyelesaikan tugas Presiden

Wakil Gubernur adalah Bawahan Gubernur
Tugas : Membantu menyelesaikan tugas Gubernur

Wakil Walikota adalah Bawahan Walikota
Tugas : Membantu menyelesaikan tugas Walikota

Wakil Bupati adalah Bawahan Bupati
Tugas : Membantu menyelesaikan tugas Bupati

Wakil Rakyat adalah atasan Rakyat
Tugas : Menyelesaikan Rakyat

????????????????????????????????????

Aku Kalah lagi dan lagi

Kutapaki bulan ini dengan banyak pengharapan
Ada niat yang sangat-sangat ingin aku tuntaskan
Ada harapan untuk perubahan kearah yang lebih baik
Ada keinginan untuk pembenahan jiwa
Aku semangat…
Hari pertama bulan itu datang
Aku menang..Aku senang
Hari kedua..?
Aku kalah..Semangat untuk membalas di hari berikutnya
Hari ketiga..?!
Aku Menang..Dengan penuh perjuangan dan aku sangat senang
Hari keempat..
Aku kalah lagi..mencoba bertahan tapi keadaan tak memungkinkan
Hari kelima..?!
Kalah lagi..
Hari keenam,ketujuh,kedelapan..sampai hari ini?!?
Aku kalah lagi dan lagi..!!!!
Huff……..
Aku bertanya?
Kenapa aku yang selalu kalah?
Aku yang sangat-sangat rindu kemenangan
Aku yang sangat-sangat rindu makna Bulan yang Mulia
Aku yang sangat-sangat butuh..
Aku yang selalu kalah..!!
Aku yang masih berharap pada hari-hari tersisa
Berikanlah aku cukup kekuatan untuk menang
Meski tak utuh tapi masih lebih baik dari yang sudah
Aku sangat-sangat dan sangat RINDU akan kemenangan
Aku sangat-sangat dan sangat RINDU untuk kembali pada Fitroh
Aku…
Manusia yang berharap
Semoga Yang Maha masih mau mendengar..

*** YA RAMADHAN ***

Semoga aku masih diberi kesempatan tahun depan!!!

Diam

Boleh aku bertanya?
Mengapa kau DIAM?

Boleh aku beri saran?
Tak baik kalau kau terus DIAM!!

Boleh aku tahu?
Kenapa kau hanya DIAM?
*********
Diammu membuatku bertanya-tanya..!!
Diammu menggelitik rasa penasaranku..!!
Apakah ada kau rasa takut?
Apakah ada kau rasa risau?
Atau..
Apakah hanya itu yang ingin kau lakukan?
*********
Bolehlah kau teriak, jika ingin
Bolehlah kau menangis, jika perlu
Bolehlah kau marah, jika harus
Janganlah kau pilih DIAM..
*********
Diam takkan selesaikan semua
Diam hanya buat kau terinjak
Diam buat kau tak dianggap
Apakah kau mau begitu?
Terinjak dan tak dianggap?
Semoga Tidak..!!!
*********
Baiklah jika kau pilih hanya DIAM
Aku juga tidak bisa berbuat lebih dari ini
Semoga kau berikan sesuatu yang lebih dengan DIAM
Tak hanya bagimu, tapi untuk semua
Mungkin hanya kau yang tau, namun aku juga ingin tau
mungkin juga semua orang ingin tau
suatu alasan yang bagus dan nyata dari DIAMmu itu

Confession

AFFAIR..
That’s what i want to have now. But that is a scary thought.
I don’t know how that idea came across my mind?
and i don’t know how to vanish that intention from my head. That feeling is very strong, almost makes me lose my mind.

If you think that idea came because i’m not happy, actually i’m happy.
I have alovely wife that love me as i’m and two great sons.
I’m a very happy man. But why this scary thought comes?

I’m confuse cause i don’t wanna heart my family. I need to find the way to eliminate this. I can’t tell anybody even my closest friend, i’m affraid. But i need a friend to talk to so i can release it.
I rarely write my post in english, but for this one i do. just in case one of my friend knows my blog and read this confession of mine.
Help Me God through this temptation, and please show me the way to pass this scary mind..

wirausaha online kontak jodoh

Iklan Rumah