You Ring My World

You take me a journey to the past

Make me feel flying with imaginary of wanted woman

Floating My Heart with forbidden Feeling..

FORBIDDEN..!!!

It Hurts, but Its true!!!

I’ve Bounded and Will never change

Never..Ever..Ever

I thank you But No Thanks

See What I Mean..?

 

Iklan

Pada Pena

Saat-saat seperti ini, hanya pada pena aku bisa mengadu
Saat hati mulai galau dan bimbang, hanya pada pena aku ungkapkan
Semua hal indah yang pernah hinggap seakan lenyap oleh keangkuhan
Keangkuhan dan egoisme yang hingga sekarang kau pertahankan
Kapan kau mau berubah?
Sampai kapan aku harus bersabar?
Sampai kapan aku bisa bertahan?
Pikiran-pikiran yang muncul mulai menjauh dari logika
Bisikan-bisikan iblis mulai terdengar lagi
Setan dalam hatipun membujuk dan merayu
Sedikit akal sehat akankah bisa menghalau?
Entahlah….
Tapi aku tak mau kembali pada jalan yang telah lama aku tinggalkan
Jalan pintas yang selalu aku tempuh saat aku ingin lari dari keadaan
Jalan dengan banyak persimpangan yang hanya diambil oleh orang yang mulai putus asa
Atau malas menggunakan otaknya?!
Entahlah…
Pada pena aku mengadu
Tentang keresahan hatiku,
Tentang galau yang menimpa,
Tentang kisah yang tak lagi indah,
Tentang bisikan-bisikan iblis,
Tentang rayuan setan,
Tentang hal-hal yang diluar akal sehat,
Tentang merapuhnya logika,
Tentang menipisnya kesabaran dalam hati
Tentang semua yang tak pernah aku pikirkan sebelumnya
dan
Tentang kita saat ini

Aku berharap dan masih berdo’a
Semoga terbuka jalan yang tidak berujung pada penyesalan
Amin…

IRI

Kau tak muda lagi, tapi yang muda patut malu padamu
Malu pada semangatmu
Malu pada tekad hidupmu

Kau tak pernah kaya harta, tapi kau bisa jadi panutan yang kaya
Panutan untuk bisa memberi
Panutan untuk selalu bersyukur

Kau orang tua yang tak pernah tua
AKU IRI
Iri akan senyum yang tak pernah lepas dari wajahmu
Iri akan semangat yang tak pernah padam dari dadamu
Iri pada luhur yang tak luntur oleh waktu
Iri pada hatimu yang kaya santun dan asihmu
Seakan hidup itu mudah bagimu
Kau selalu bisa menikmati setiap detik dari hidup
Meski kutahu hidupmu tak semanis senyummu

Pak tua, terima kasih
Kau telah membuka pikiranku, mata hatiku dan semangatku
Sejatinya hidup adalah untuk berbagi,
Sejatinya hidup adalah untuk disyukuri,
Mungkin kita bisa temukan kata yang kita cari dalam hidup kita
” B A H A G I A ”

Manusia..?

Terkadang saat aku merenung seorang diri aku bertanya pada diriku
Aku Manusia..Apa yang aku inginkan dalam hidup?
Apa yang aku harapkan dalam saatku?
Apa yang menjadi peranku?
Semua pertanyaan itu sebenarnya adalah pertanyaan yang klasik
Kenapa? Karena pertanyaan itu adalah untuk orang yang sedang mencari jati diri
Benarkah..?
Jika kau berada dalam posisi puncak sekarang
Jika kau telah menggapai semua impianmu
Jika kau telah mencapai apa yang kau citakan
Jika kau telah memiliki “mungkin” segalanya
Cobalah kau luangkan sedikit waktu untuk nuranimu
Nurani Manusiamu, bukan hasratmu, bukan ambisimu, juga bukan logikamu
Hanya hati dan nuramimu..
Tanyakanlah kembali pertanyaan-pertanyaan itu..
Apakah jawabanmu akan tetap sama?

Untuk Siapa?

Tingkahmu memalukan
Sikapmu memuakkan
Ucapmu menyesatkan
Tindakanmu menjijikkan
Janjimu memabukkan

Entah kau ini apa?
Manusia? tapi tindakanmu tidak manusiawi
Syetan? tapi wujudmu kelihatan
Binatang? mungkin lebih mirip..

Kau ada karena kami
Karena kami kau disana
Kau disana mestinya untuk kami
Untuk kami tak pernah kau peduli

Kau..
Sekali saja dalam hidupmu
cobalah tanyakan dalam hatimu
Masihkah ada manusia didalam sana?

APA KABAR KAMU?

Kau yang entah dimana
Apa kabarmu?
Telah lama kita tak pernah bertemu
Entah kapan bisa

Apa yang kau pikirkan saat ini?
Apakah ada sedikit saja terbersit ingatanmu akan diriku
Ataukah telah kau hapus semua cerita kita yang tak kesampaian

Kau yang entah dimana
Masih bisakah kita bertemu?
Mungkin??
Tapi entah kapan
Semoga Tuhan masih mengijinkan diriku bersua denganmu
Kuharap engkau saat ini bahagia dengan siapapun engkau bersama

Saat kita bertemu
Mungkin..??!!
Hanya satu yang ingin kuucapkan, MA’AF…

Ma’afkan aku yang tak mengerti
Ma’afkan aku atas apa yang lewatkan

Sampai saat ini..
Sampai detik inipun rasa itu tak pernah hilang
Terlalu lama aku menunggu, saat waktu itu tiba..
Aku tak bisa menangkap apa yang ingin kau ungkapkan
Ma’afkan aku…
Ma’afkan aku…

Waktu

Dulu adalah kenangan..
Kini adalah rancangan..
Esok adalah tantangan..

Masa lalu bukan untuk disesali
Sekarang bukan waktu berdiam diri
Masa depan bukan untuk ditakuti

Bukalah hati
Bukalah pikiran
Gugahlah semangat
Guncanglah masa depan
Karena KESUKSESAN bukanlah WARISAN..

Lihat AKU

Lihat AKU
Coba kau palingkan wajahmu sejenak,
adakah kau lihat penyesalan dari mataku?

Lihat AKU
Jangan kau tutup matamu,agar tampak jelas wajah ini
adakah kau tampak sedikit saja keraguan dalam mimikku?

Lihat Aku
Dan jangan kau tepiskan wajahmu
tak ada niat lain selain tulusku

Aku adalah tetap aku
Tak ada sedikitpun yang berubah

Mungkin hanya sedikit warna rambut yang berubah
tapi yang lain tetap sama seperti dulu
Mungkin sedikit kerut diwajah
tapi yang lain tetap sama seperti dulu
Mungkin semua telah berubah
tapi hatiku tetap sama seperti dulu

Lihat AKU
Lihat dalam hatiku!!
Lihat dalam pikiranku!!
Lihat dalam jiwaku!!
Aku mohon padamu, Lihatlah meski sebentar..
Bagaimana aku teruskan hidup tanpa dirimu??

Kau Kukenang

Saat aku senang, aku ingat dirimu
Saat aku bahagia, aku ingat dirimu
Saat ini, aku bersyukur karenamu

Terima Kasih..

Saat aku sedih, kau selalu ada
Saat semangatku mulai pudar, kau selalu ada
Saat aku jatuh, kau selalu ada
Saat semua orang tak memandangku, kau masih dan selalu ada

Terima Kasih..

Seiring waktu dan hari berlalu, kini, kau tiada
Kala aku telah rengkuh impianku, kini, kau tiada
Saat kuraih semua anganku, kini, kau tiada

Aku.., saat ini, ingin kau ada
Aku.., saat ini, ingin kau bangga padaku
Aku.., saat ini..
Sangat rindu padamu

Senyummu..
Kata-katamu..
Tatapanmu..
Tangismu..
Tertawamu..
Gurauanmu..
Nasehatmu..
Marahmu..

Tapi, takkan pernah CINTAMU..

Semoga Jarak dan waktu takkan menghalangimu,
Melihatku menjadi seperti yang kau harapkan

Terima Kasih..

Sampai Kita Berjumpa Lagi
Entah Kapan..?

Siapa kamu yang disana?

Siapa kamu yang disana?
Kau bicara lantang bagai corong pengeras suara yang ada di masjid-masjid
Katamu kau adalah suara hati kami
Hati yang mana?

Apakah kau tahu yang kami benar-benar inginkan?
Apakah kau mengerti yang kami benar-benar butuhkan?
Apakah kau paham arti sebenarnya sebuah amanah?

Tidak mungkin..

Tidak mungkin kau tahu keinginan kami,karena kau hanya bersuara disana dan tak tak ada tindakan disini..
Tidak mungkin kau mengerti kebutuhan kami,karena kau telah rampas semua yang untuk kami..

Tak pernah sekalipun kau laksanakan amanah yang kami berikan padamu.
Tak pernah, dan bahkan mungkin tak akan pernah

Hei kau yang bersembunyi dibalik janji,
Pembual no Wahid di tanah ini
Kembalilah kau pada Tuhan mu
Belajarlah dari NERAKA, agar kau bisa paham artinya penderitaan yang selama ini menjadi sahabat setia kami yang disini..

Previous Older Entries

wirausaha online kontak jodoh

Iklan Rumah