Pendidikan Seks #2

Lanjutan Pendidikan Seks #1

Informasi apa yang seharusnya diberikan kepada generasi muda

Para pemuda memperoleh unformasi tentang sek dari banyak sumber termasuk jalinan komunikasi antar mereka dengan saling menukar pengetahuan dan pengalaman. Melalui media informasi seperti iklan,televisi,majalah,pamflet,buku dan internet. Beberapa informasi yang disampaikan oleh media-media ini adalah informasi yang akurat, tapi juga ada yang tidak. Memberikan informasi yang benar kepada generasi muda tentang hubungan seks bertujuan untuk lebih mengetahui seberapa banyak informasi yang telah mereka dapat tentang hubungan seks, menambahkan informasi lain yang belum mereka ketahui serta mengkoreksi pengetahuan yang salah yang mereka dapatkan. Contohnya, informasi tentang pemakaian kondom/alat pelindung atau tentang obat penangkal HIV yang mereka belum pahami bahwa obat ini belum ditemukan. Sangatlah penting untuk memberikan informasi yang benar kepada generasi muda untuk melindungi mereka dari bahaya penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual seperti HIV/AIDS. Hal ini bisa menjadi suatu dasar atau pedoman dalam mengembang sikap dan pola pandang mereka tentang hubungan seks dan seksualitas.
Ada beberapa poin penting yang perlu disampaikan kepada generasi muda, seperti :
* Pengembangan seksual dan reproduksi – Perubahan pada bentuk fisik dan emosi yang berkaitan dengan puberitas dan alat reproduksi, termasuk fertilasi dan konsepsi, seperti halnya penyakit yang ditularkan lewat hubungan badan dan HIV.
* Alat kontrasepsi dan kontrol kelahiran – Apa saja jenis alat kontrasepsi, bagaimana cara kerjanya, bagaimana menggunakannya, bagaiamana kita memutuskan untuk menggunakannya atau tidak, dan dimana tempat untuk mendapatkannya.
* Hubungan (relationship) – beberapa jenis hubungan, kasih sayang dan komitmen, pernikahan dan pertemanan dan hukum yang berkenaan dengan tingkah laku seksual dan suatu hubungan dalam lingkup pandang agama dan budaya tentang seks dan seksualitas serta keragamannya.
Sebagai tambahan, generasi muda juga perlu diberi pengertian tentang aborsi, seksualitas, dan kepercayaan diri.

Kapan waktu yang tepat untuk memulai pendidikan seks?

Sedini mungkin, sebelum seorang pemuda memasuki masa puberitas, dan sebelum mereka mengembangkan pola pikir dan tingkah laku. Perkembangan fisik, emosi, dan intelektual mereka bisa menjadi indikasi bagi kita untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk memberikan informasi apa yang perlu kita berikan pada mereka agar mereka bisa mengerti dan menyerap informasi tersebut. Apa saja yang perlu disampaikan dan bagaimana cara penyampaiannya, tergantung pada siapa yang memberikan pendidikan seksual, kapan mereka bisa memberikannya, dan dalam konteks yang bagaimana. ini tergantung juga pada para pemuda, apa yang mereka ingin tahu.
Sangat penting untuk memberikan pendidikan seks pada generasi muda sedini mungkin. ini akan menjadi dasar bagi mereka dalam membangun pengertian tentang hubungan seksual seiring dengan waktu dan bertambahnya informasi yang mereka akan dapatkan.
Apakah pendidikan seks pada usia dini mendorong generasi muda untuk berhubungan badan?
Beberapa merasa khawatir jika kita memberikan informasi tentang seks akan menimbulkan rasa penasaran sehingga mereka ingin mempraktekkannya. Dalam beberapa penelitian yang sudah dilakukan ditemukan fakta bahwa kekhawatiran tersebut tidaklah benar dan bahkan sebaliknya atau paling tidak meningkatkan penggunaan kondom atau alat kontrasepsi yang lain untuk seks yang aman. Penting untuk diingat bahwa generasi muda bisa menyimpan informasi ini kapan saja dan bisa mereka gunakan sewaktu-waktu.
Kapan seharusnya orang tua mulai berbicara tentang hubungan seksual?
Kadang terasa sulit bagi orang dewasa untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini, tapi satu hal yang penting adalah tetap memberikan hubungan yang terbuka dengan anak-anak agar mereka bisa bertanya dengan leluasa jika mereka mempunyai suatu pertanyaan. Para orang tua dan pendidik bisa proaktif untuk mengajak mereka berdiskusi tentang hal ini. Biasanya, para orang tua dan anak merasa malu untuk membicarakan tentang hubungan seks dan seksualitas. Cara terbaik untuk memulainya adalah memberikan kebebasan kepada anak untuk bertanya tentang semua hal yang belum mereka ketahui dan mereka merasa penasaran tentangnya. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi para orang tua untuk menyediakan informasi yang tepat bagi mereka.
Seiring dengan bertambahnya usia sang anak, peranan orang tua akan berubah. Selanjutnya mereka akan mendapatkan pengajaran yang formal melalui sekolah dan pergaulan.

Sumber Tulisan : Avert.org

Comments are closed.

wirausaha online kontak jodoh

Iklan Rumah

%d blogger menyukai ini: